Cara Mengolah Air Limbah Agar Tetap Lingkungan Aman

Setiap hari, berkubik-kubik cairan air limbah dihasilkan oleh rumah tangga ataupun industri manufaktur. Jika limbah yang dihasilkan langsung dibuang ke badan air, tentu saja sangat berbahaya, bukan? Misalnya saja limbah industri tahu. Cairan  limbah yang jumlahnya sangat banyak dan berwarna putih pekat biasanya langsung dibuang ke sungai tanpa diproses lebih lanjut. Hasilnya sungai menjadi keruh, tanaman di sekitar sungai mati, bahkan banyak spesies-spesies di perairan mati mendadak, serta air sungai sudah tidak bisa dimanfaatkan warga lagi.

Cara Mengolah Air Limbah Agar Tetap Lingkungan Aman

Sebenarnya ada banyak sekali tujuan dakam mengolah air limbah. Selain untuk mengolah limbah agar tidak berbahaya bagi lingkungan, juga untuk menghilangkan bakteri patogen serta untuk menghilangkan bahan yang tidak dapat larut di dalam air. Untuk mengolah air limbah sebenarnya terdapat beberapa cara yang bisa Anda lakukan yaitu :

  1. Pengenceran (dilution)

Dengan cara ini, air limbah harus melalui tahap pengenceran terlebih dahulu agar mencapai konsentrasi yang lebih rendah saat hendak dibuang ke saluran pembuangan. Dalam proses dilution, ada beberapa tahapan sederhana yang dilakukan misalnya diendapkan serta di saring.

Namun saat ini, jumlah air limbah yang dihasilkan perumahan dan industri semakin meningkat dari waktu ke waktu. Sehingga cara pengenceran sederhana sudah tidak mungkin lagi dan dibutuhkan pengenceran yang lebih luas.

  1. Kolam oksidasi

Cara ini biasanya diterapkan oleh masyarakat pedesaan. Kolam oksidasi ini terbilang cukup sederhana. Hanya dengan memanfaatkan terik sinar matahari, tanaman alga (ganggang), bakteri pengurai, dan oksigen maka air limbah bisa diurai dengan cara yang alami dan aman.

Untuk membuat kolamnya pun cukup mudah. Luas kolam tentu saja tergantung dari jumlah air limbah yang akan di buang di kolam. Dinding kolam pun jangan diberi lapisan apapun, cukup berdindingkan tanah saja. Kolam oksida ini biasanya terletak agak jauh dari tempat tinggal penduduk, sekitar 500 meter.

  1. Bantuan IPAL

IPAL atau Instalasi Pengolahan Air Limbah banyak digunakan oleh perusahaan besar yang sudah sadar akan kebersihan lingkungan. Untuk membuat instalasi ini diperlukan biaya investasi yang tidak murah. Akan tetapi limbah yang telah diolah dengan IPAL ini akan bersifat netral sehingga aman bagi lingkungan jika dibuang ke badan sungai.

Leave a Reply